http://blog.cybermq.com/post/rss [25 Postingan terbaru Blog di Cyber MQ - blog] Copyright by CyberMQ! - All rights reserved. id http://www.cybermq.com/images/default/logo.cybermq.gif Blog di Cyber MQ http://www.cybermq.com Contoh Prosedur Pengukuran Kepuasan Pelanggan sesuai ISO 9001 – 2008 http://blog.cybermq.com/post/detail/12480/contoh-prosedur-pengukuran-kepuasan-pelanggan-sesuai-iso-9001-â€-2008 http://blog.cybermq.com/post/detail/12480/contoh-prosedur-pengukuran-kepuasan-pelanggan-sesuai-iso-9001-â€-2008#comments Sun, 01 Aug 2010 21:55:55 +0700 Blog Cyber MQ http://blog.cybermq.com/post/detail/12480/contoh-prosedur-pengukuran-kepuasan-pelanggan-sesuai-iso-9001-â€-2008 1. TUJUAN Mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dan memastikan tingkat kepuasan pelanggan meningkat. 2. RUANG LINGKUP Meliputi aktivitas penentuan standar pelayanan, melakukan survey ke pelanggan, analisa dan tindakan perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. 3. REFERENSI 3.1 Manual Mutu Perusahaan 3.2 ISO 9001 : 2008 klausul 8.2.1 (Pemantauan Kepuasan Pelanggan) 4. DEFINISI Survei Mengumpulkan informasi aktual dan signifikan mengenai ekspektasi dan persepsi pelanggan terhadap hal-hal yang dianggap fokus analisa sebagai dasar tindakan perbaikan atau perubahan untuk mengeliminasi ketidaksesuaian yang telah menimbulkan ketidakpuasan pelanggan. Kepuasan Pelanggan Persepsi pelanggan tentang tingkat pemenuhan persyaratan pelanggan 5. PENANGGUNG JAWAB. 5.1 [...]

1. TUJUAN

Mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dan memastikan tingkat kepuasan pelanggan meningkat.

2. RUANG LINGKUP

Meliputi aktivitas penentuan standar pelayanan, melakukan survey ke pelanggan, analisa dan tindakan perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

3. REFERENSI

3.1         Manual Mutu Perusahaan

3.2         ISO 9001 : 2008 klausul  8.2.1  (Pemantauan Kepuasan Pelanggan)

4. DEFINISI

  • Survei

Mengumpulkan informasi aktual dan signifikan mengenai ekspektasi dan persepsi pelanggan terhadap hal-hal yang dianggap fokus analisa sebagai dasar tindakan perbaikan atau perubahan untuk mengeliminasi ketidaksesuaian yang telah menimbulkan ketidakpuasan pelanggan.

  • Kepuasan Pelanggan

Persepsi pelanggan tentang tingkat pemenuhan persyaratan pelanggan

5. PENANGGUNG JAWAB.

5.1     Kabag Marketing, bertanggung jawab melakukan pelayanan baku terhadap pelanggan

5.2     MR (Management Representative/ Wakil Manajemen) dan Seluruh departemen yang terkait bertanggung jawab untuk menindak lanjuti hasil dari pelayan baku terhadap pelanggan.

5.3     Sekretariat ISO bertanggung jawab untuk mengendalikan dan menyimpan hasil Survei ke pelanggan.

6. PROSEDUR

6.1     Melakukan Pelayanan baku bagian pemasaran  ke pelanggan dan  memberikan daftar periksa survey kepuasan pelanggan, yang  berisi :

6.2     Melaksanakan aktivitas sesuai layanan baku pemasaran :………….

………Selengkapnya…. Contoh Prosedur Pengukuran Kepuasan Pelanggan sesuai ISO 9001 – 2008

.

]]>
Manusia http://blog.cybermq.com/post/detail/4347/manusia http://blog.cybermq.com/post/detail/4347/manusia#comments Wed, 15 Jul 2009 14:24:41 +0700 Blog Cyber MQ http://blog.cybermq.com/post/detail/4347/manusia s114 [...]

s114

]]>
Membuat Skenario Komedi http://blog.cybermq.com/post/detail/4317/membuat-skenario-komedi http://blog.cybermq.com/post/detail/4317/membuat-skenario-komedi#comments Wed, 15 Jul 2009 08:23:57 +0700 Blog Cyber MQ http://blog.cybermq.com/post/detail/4317/membuat-skenario-komedi Menurut Pak Aris, dibanding sinetron drama, membuat sinetron komedi jauh lebih susah. “Kita harus bekerja dua kali. Pertama, kita harus membuat jalan cerita, setelah itu baru kita menambah unsur lucu dalam cerita tadi. Lucu itu biasanya berasal dari kesalahan. Baik itu salah bicara, salah melakukan, salah paham, atau salah mengerti,” jelas Pak Aris. Jadi, jelas membuat sinetron komedi, seperti Bajaj Bajuri, tidak mudah. Pak Aris membutuhkan waktu dua tahun untuk menyiapkannya. Persiapan yang paling banyak memakan waktu adalah membuat karakter tokoh. Setiap karakter yang dibuat haruslah sedetail mungkin. Mulai dari penampilan fisik, daerah asal, latar belakang pendidikan, sampai sejarah singkat hidup tokoh. Baca lebih [...] Menurut Pak Aris, dibanding sinetron drama, membuat sinetron komedi jauh lebih susah.

“Kita harus bekerja dua kali.

Pertama, kita harus membuat jalan cerita, setelah itu baru kita menambah unsur lucu dalam cerita tadi. Lucu itu biasanya berasal dari kesalahan. Baik itu salah bicara, salah melakukan, salah paham, atau salah mengerti,” jelas Pak Aris.

Jadi, jelas membuat sinetron komedi, seperti Bajaj Bajuri, tidak mudah. Pak Aris membutuhkan waktu dua tahun untuk menyiapkannya.

Persiapan yang paling banyak memakan waktu adalah membuat karakter tokoh. Setiap karakter yang dibuat haruslah sedetail mungkin.

Mulai dari penampilan fisik, daerah asal, latar belakang pendidikan, sampai sejarah singkat hidup tokoh.

 

 

Baca lebih lanjut tulisan ini…

Membuat Skenario Komedi

 

 

]]>
1 Poligami, Adilkah? http://blog.cybermq.com/post/detail/3794/1-poligami-adilkah http://blog.cybermq.com/post/detail/3794/1-poligami-adilkah#comments Tue, 30 Jun 2009 08:19:46 +0700 Blog Cyber MQ http://blog.cybermq.com/post/detail/3794/1-poligami-adilkah Mendukung Stop Dreaming Start Action Keadilan adalah pemberian hak sesuai dengan porsinya. Jika kita bekerja satu minggu, jangan iri dengan gaji orang yang bekerja satu bulan. Jika kita punya satu toko, jangan iri dengan pendapatan orang yang punya sepuluh toko. Tidak pantas. Bahkan jika kita sekolah satu tahun ingin mendapatkan ilmu sama dengan orang yang sekolah lima tahun, itu yang tidak adil. Jika kita kerjanya malas-malasan, diberi hasil yang sama dengan orang yang kerjanya sangat giat, itu yang tidak adil, meski kita sama-sama orang Indonesia misalnhya. Tapi kalau kita sama-sama suatu bangsa, yang satu boleh mengembangkan nuklir yang lain tidak boleh, [...] Mendukung Stop Dreaming Start Action

Keadilan adalah pemberian hak sesuai dengan porsinya. Jika kita bekerja satu minggu, jangan iri dengan gaji orang yang bekerja satu bulan. Jika kita punya satu toko, jangan iri dengan pendapatan orang yang punya sepuluh toko. Tidak pantas. Bahkan jika kita sekolah satu tahun ingin mendapatkan ilmu sama dengan orang yang sekolah lima tahun, itu yang tidak adil. Jika kita kerjanya malas-malasan, diberi hasil yang sama dengan orang yang kerjanya sangat giat, itu yang tidak adil, meski kita sama-sama orang Indonesia misalnhya. Tapi kalau kita sama-sama suatu bangsa, yang satu boleh mengembangkan nuklir yang lain tidak boleh, tentu itu tidak adil. Atau jika kita sama-sama mendapat nilai tujuh dalam ujian, (dan sama pula dalam hal yang lain) yang satu lulus yang lain tidak, tentu itu tidak adil.

 

Yang mensyariatkan menikah itu siapa sih? Coba dipikir. Jika manusia tidak perlu menikah (tidak disyariatkan menikah) siapa yang dirugikan? Laki-laki atau perempuan? Jika memperkosa tidak dilarang, siapa yang dirugikan? Atau jika hubungan seksual bebas tanpa ikatan, siapa yang menanggung akibat dari hubungan itu. Siapa yang hamil. Atau jika tidak ada yang mau hamil karena tidak ada pernikahan siapa penerus keturunan manusia? Maha Benar Allah, adalah sang pengatur yang Maha Sempurna. Jika satu hukum itu tidak universal untuk semua tempat dan jaman, untuk Arab atau Jawa, China atau Amerika, untuk 14 abad yang lalu atau 14 abad yang akan datang, tentu sang pencipta tidak akan menurunkan peraturannya melalui nabi-Nya yang al amin (terpercaya) dalam kitab-Nya yang terbukti adalah mujizat hingga sekarang.

 

Jangan merasa iri jika kita jadi bayi yang lemah, karena Sang Pencipta telah mencipta cinta. Jangan takut jadi perempuan yang lebih lemah dari laki-laki (pada umumnya), karena ada cinta dan kasih sayang. Sebagai perempuan, jika melawan laki-laki (secara umum) jangan menggunakan kekuatan, tapi gunakanlah rayuan dan cinta, maka kedudukan jadi seimbang.

 

Indonesia saja setuju bahwa perempuan perlu dilindungi (dengan adanya UU perlindungan terhadap perempuan). Paradoksnya, sebagai ‘yang perlu dilindungi’ tidakkah harus berterima kasih dengan adanya syariah pernikahan itu?

 

Bapakku mencintai ibuku, tapi bapakku juga sangat mencintai aku. Apakah tidak sangat konyol jika ibuku cemburu dengan cintanya bapakku kepadaku. Ibuku juga mencintai adikku. Apakah perlu, aku cemburu akan cinta ibuku pada adikku itu?

 

Q.4:3:Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil*, maka (kawinilah) seorang saja**, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. *. Berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam meladeni isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat lahiriyah. **. Islam memperbolehkan poligami dengan syarat-syarat tertentu. Sebelum turun ayat ini poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankan oleh para Nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w. Ayat ini membatasi poligami sampai empat orang saja.

 

Bapakku berkecukupan. Dia punya seorang pembantu yang harus mencukupi kebutuhan tiga anaknya yang masih kecil, karena suami pembantu itu telah tiada. Bapakku memang tidak kemudian berpoligami dengan menikahi pembantu itu.

 

Tapi saya mencoba berpikir dari sisi ibuku. “Apakah sebagai seorang istri aku rela membagi kebahagiaan dengan orang lain sesama perempuan. Sebagai sesama perempuan. Dengan mengawinkan pembantuku itu dengan suamiku. Tentu kebahagiaan perempuan itu akan sangat bertambah. Tapi apakah kebahagianku akan berkurang? Tentu tidak. Aku akan tetap berkecukupan. Anak-anakku juga tetap berkecukupan. Apa bedanya keluarga kami bertambah empat orang karena adanya pernikahan itu atau keluarga kami bertambah karena aku melahirkan anak lagi, atau anak-anak kami menikah. Memang, soal harta ini menjadi terbagi. Tapi tentu bagi yang tidak rela adanya pembagian itu adalah hanya untuk orang-orang yang tidak bersifat mulia. Seperti orang yang berpikir “jika aku hanya punya satu saudara tentu warisan orang tuaku hanya dibagi dua, tapi karena ada adik lagi, bagianku jadi lebih kecil.” Hanya orang yang cemburu dengan saudara sendiri seperti itu yang tidak rela melihat orang lain lebih bahagia dengan sedekah kita yang sedikit. Padahal nilai yang kita berikan hanya sedikit dibanding nilai yang dirasakan oleh yang menerima. Apakah kita mau membuat orang lain bahagia karena sesuatu dari kita. Itu saja.

____________________

Selanjutnya ....

____________________

 

Mendukung Stop Dreaming Start Action

]]>
Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas http://blog.cybermq.com/post/detail/3735/faktor-â€-faktor-yang-dapat-mempengaruhi-produktivitas http://blog.cybermq.com/post/detail/3735/faktor-â€-faktor-yang-dapat-mempengaruhi-produktivitas#comments Sun, 28 Jun 2009 15:00:51 +0700 Blog Cyber MQ http://blog.cybermq.com/post/detail/3735/faktor-â€-faktor-yang-dapat-mempengaruhi-produktivitas Tenaga kerja atau pegawai adalah manusia yang merupakan faktor produksi yang dinamis memiliki kemampuan berpikir dan motivasi kerja, apabila pihak manajemen perusahaan mampu meningkatkan motivasi mereka, maka produktivitas kerja akan meningkat. Faktor- faktor yang mempengaruhi produktivitas yaitu: a. Kemampuan, adalah kecakapan yang dimiliki berdasarkan pengetahuan, lingkungan kerja yang menyenangkan akan menambah kemampuan tenaga kerja Selanjutnya ... Mendukung Stop Dreaming Start Action [...] Tenaga kerja atau pegawai adalah manusia yang merupakan faktor produksi yang dinamis memiliki kemampuan berpikir dan motivasi kerja, apabila pihak manajemen perusahaan mampu meningkatkan motivasi mereka, maka produktivitas kerja akan meningkat.

Faktor- faktor yang mempengaruhi produktivitas yaitu:

a.       Kemampuan, adalah kecakapan yang dimiliki berdasarkan pengetahuan, lingkungan kerja yang menyenangkan akan menambah kemampuan tenaga kerja

Selanjutnya ...

Mendukung Stop Dreaming Start Action

]]>